jump to navigation

Cintai Lingkungan, Mari Berhemat BBM dan Listrik 7 May 2008

Posted by Mardies in Blog, Curhat.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Sudah bisa dipastikan bahwa pemerintah akan jadi menaikkan tarif BBM. Dengan perkiraan kenaikan antara 20% sampai 30%, maka kemungkinan harga premium bakal naik dari Rp. 4500 menjadi Rp. 6000. Harga solar diperkirakan naik dari Rp. 4300 menjadi Rp. 5500. Tentu kenaikan ini akan berakibat signifikan terhadap perekonomian nasional.

Dengan kenaikan harga BBM, kita kembali diingatkan untuk berhemat. Coba hitung berapa liter bensin atau solar yang kita habiskan setiap hari. Dan nanti coba bandingkan dengan yang kita pakai sesudah kenaikan BBM. Apakah tetap sama? Kalau iya, barangkali kamu tergolong punya duit dan gak terpengaruh dengan kenaikan harga. Kalau kita nggak merasa rugi telah memakai (baca: membuang) BBM berliter-liter tiap hari, sepertinya pemikiran ini perlu ditinjau ulang. Tanpa sadar, tiap hari kita turut menyumbang emisi yang mempercepat pemanasan global.

Listrik sekarang memang sudah menjadi kebutuhan pokok. Peralatan yang kita gunakan sehari-hari banyak menggunakan listrik. Sayangnya listrik di Indonesia mayoritas sumbernya dari BBM juga. Jadi sudah saatnya kita mulai berhemat. Berhemat bukanlah perilaku kaum kere. Sebab hemat pangkal kaya :)

Alasan penolakan terhadap anjuran mal untuk mengurangi satu jam operasinya kurang bisa diterima. Alasan bahwa berkurangnya jam operasi mal akan mengurangi keuntungan, yang ujung-ujungnya pengurangan gaji karyawan akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat nggak tepat. Jika waktu operasi berkurang, tentu manajemen mal bisa kreatif menyiasati menurunnya pengunjung. Untuk melestarikan lingkungan memang dibutuhkan biaya mahal. Tapi tak semahal biaya untuk memperbaiki lingkungan yang rusak. Di SD kita telah belajar bahwa upaya preventif lebih efektif, lebih mudah dan lebih murah daripada upaya kuratif.

Berikut hal-hal yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Hitung rata-rata berapa liter BBM yang kita habiskan tiap hari dan cobalah menguranginya.
  2. Jika jarak yang kita tempuh kurang dari satu kilometer, usahakan bersepeda atau (kalau masih mungkin) jalan kaki. Tentu saja tergantung keadaan geografis tempat kita berada :)
  3. Gunakan kendaraan umum
  4. Usahakan mengisi BBM sebelum matahari terbit. Selain nyaman karena pom bensin (agak) sepi, jumlah BBM yang menguap pun bisa dikurangi.
  5. Matikan alat-alat elektronik yang nggak terpakai
  6. Menyetrika pakaian banyak sekaligus. Agar nggak terlalu sering menghidupkan setrika.
  7. Kalau punya sumur timba, kurangi pemakaian pompa air listrik.
  8. Buat tandon air agar nggak terlalu sering menyalakan pompa air
  9. Pakai peralatan hemat energi
  10. Hematlah penggunaan air. Kalau mandi pakai gayung, gunakan air seefisien mungkin. Lebih hemat lagi kalau pakai shower/pancuran
  11. Kalau punya duit, usahakan berinvestasi panel surya
  12. Ajak keluarga, teman dan saudara untuk berhemat

Yang paling gampang kita mulai adalah melakukan hal-hal kecil. Mudah-mudahan dari hal yang kecil akan menciptakan sesuatu yang besar. Dan tulisan ini adalah salah satu dari yang kecil tadi.

Comments»

1. hanggadamai - 7 May 2008

wah paling enak emang naik sepeda…

2. Rafki RS - 8 May 2008

Hemat…hemat…hemat. Hemat pangkal kaya. Kapan mau kaya kalau semuanya berlomba menghabiskan sumber daya. Nice posting.

3. syahrizal pulungan - 8 May 2008

Negara kita negara kaya tetapi tergali sumbernya melalui tangan asing

4. Kurniawan - 8 May 2008

Yuk, rame-rame bore-up motor biar ngirit BBM :mrgreen:

5. Pujangga - 9 May 2008

Waduh,……. ngirit yach? Wah bangsa kita tu susah kalo di ajak “prihatin”, susah mas bujuknya! soalnya masih kayak anak kecil yang masih suka mentengin diri sendiri.

6. yoan - 9 May 2008

Ayo berantas global warming! Pedulilah pada lingkungan hidup. Demi kelestarian kalau ingin hidup bahgia.a

7. gempur - 9 May 2008

lagi-lagi kita para rakyat kecil yang diminta mengencangkan ikat pinggang

8. LiSan Skywalker - 11 May 2008

Aku maun naik kendaraan umum kalau angkot-angkot aman buat perempuan dan tidak ugal-ugalan ^o^
Tips yang lain boleh di coba…

9. qori - 16 May 2008

HIDUP SEPEDAAAAA
kewarnet harus pake sepeda juga loooh…
bubarkan klub bermotor dan kolektor mobl mewah.
suruh presiden jangan kemana mana,urus aja dulu jakarta
link saya dong,om.hehehe

10. yanti - 16 May 2008

Hemat mesti merata ya… mas…
Kalau yang hemat hanya rakyat kecil (karena terpaksa) sedang yang rakyat “besar” walaupun jumlahnya gak banyak… tetap berfoya-foya bisa jadi pemborosannya akan lebih besar….

nice posting…
klik balik ya….

11. subaichi - 26 May 2008

yup setuju…… hidup Mardies…